Mengawal Efektivitas dan Akuntabilitas di Tengah Pandemi

oleh Ichsan Atmaja, diterbitkan pada 2021-11-24 06:42:34
Berita Utama




Jakarta, 23 November 2021 – Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) harus senantiasa meningkatkan kapabilitas kelembagaan maupun kapasitas sumber daya manusianya secara berkelanjutan, bukan hanya berperan sebagai watchdog tetapi juga sebagai strategic partner yang membantu organisasi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan penyelenggaraan pemerintahan. 

Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan (Itjen Kemenkeu) bersama AAIPI menyelenggarakan Kegiatan Kongres AAIPI Tahun 2021 dengan tema “Mengawal Efektivitas dan Akuntabilitas di Tengah Pandemi” pada hari Selasa, 23 November 2021 secara hybrid. Kongres dihadiri kurang lebih 13.000 peserta berasal dari Pengurus AAIPI dan APIP dari seluruh Indonesia.

Inspektur Jenderal dalam laporan penyelenggaraannya menyampaikan bahwa dengan kongres ini diharapkan para APIP Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah semakin memperkuat perannya dalam pengawasan intern yang efektif sebagai strategic partner dan trusted advisor, khususnya untuk mengawal pelaksanaan program pemerintah di era pandemi Covid-19.

Bagi suatu negara ketika mengalami suatu krisis, APBN menjadi andalan utama. Inilah yang menjadi tantangan sebagai pengelola keuangan negara yang bertanggungjawab membuat instrumen keuangan negara dapat beradaptasi, fleksibel, namun tetap akuntabel, serta tetap menjaga tata kelola pemerintahan yang baik. Ini adalah suatu tantangan nyata bagi seluruh APIP.

Menteri Keuangan berharap bahwa APIP tidak hanya memberikan asurans, tetapi juga konsultansi. “Penggunaan keuangan negara harus akuntabel dan yang mengelola harus tepercaya dan kredibel. Ini semua bisa terjadi jika institusi memiliki pengawas internal yang kompeten, profesional, kredibel, dan memiliki integritas. Anda bukanlah watchdog, namun partner yang bisa dipercaya, tidak dikooptasi, memiliki independensi, namun tetap bersinergi dalam mencapai tujuan,” pesan Menkeu. 

Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh menyetujui yang dikatakan Menteri Keuangan. Kepala BPKP menegaskan, “Sinergi dan kolaborasi pengawasan intern mendorong peningkatan komitmen bersama untuk memperluas manfaat pengawalan akuntabilitas. Kami ingin APIP mempunyai kemampuan yang sama. APIP ini menjadi wadah penting untuk meningkatkan kualitas audit intern pemerintah secara kolaboratif. 

Rangkaian kegiatan Kongres AAIPI Tahun 2021 ini, bukan semata hanya untuk menentukan pergantian pengurus nasional AAIPI tetapi juga menjadi ajang peningkatan kompetensi dan berbagi pengalaman antara anggota AAIPI mengenai isu dan tren terkini di dunia pengawasan intern. Pada kesempatan ini, Non-Executive Director IIA Australia, Stephen Coates juga turut berbagi pengalaman terkait Internal Audit in Post Pandemic Recovery: Risks and Challenges

Pada sesi siang, selain terdapat sidang Komisi terkait musyawarah pemilihan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional AAIPI dan pembahasan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga AAIPI. Kongres juga diisi dengan diskusi panel oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu, Febrio Nathan Kacaribu; Inspektur Utama Kemenparekraf/Baparekraf, Restog Krisna Kusuma;  Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian dan Kemaritiman, Salamat Simanullang; dan Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat, Marlyna. Moderator diskusi ini adalah Inspektur Bidang Administrasi Umum Kementerian PPN/Bappenas, Trisacti Wahyuni. 

Berdasarkan hasil Musyawarah AAIPI telah ditetapkan Dewan Pengurus Nasional (DPN) AAIPI Periode 2021-2024 yaitu Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi sebagai Ketua Umum, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri sebagai Wakil Ketua I, dan Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan sebagai Wakil Ketua II.

Secara keseluruhan, acara Kongres AAIPI 2021 ini sebagai wujud memperkuat sinergi, koordinasi, dan komunikasi antar APIP K/L/D dalam menguatkan peran pengawasan intern yang efektif sebagai strategic partner dan trusted advisor, khususnya untuk mengawal pelaksanaan program pemerintah di era pandemi Covid-19. APIP harus senantiasa meningkatkan kapabilitas kelembagaan maupun kapasitas sumber daya manusianya secara berkelanjutan. Bukan hanya sebagai watchdog, APIP dituntut lebih berperan sebagai strategic partner yang mampu memberikan nilai tambah sebagai trusted advisor bagi organisasi. 



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN